| Agen Domino Online |
SAHAM DOMINO - Seorang ibu berinisial M terga menjual putrinya sendiri yang masih berumur 9 tahun (Rika) dengan harga Rp.5.000.000. Alasanmnya hanya karena ekonomi, berdalih miskin dan tidak sanggup membiayakan ank perempuannya untuk sekolah maupun untuk sehari-hari.
Kasus hukum trafficking ini di ungkap oleh Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau (Kepri). Saat ini kasusnya tengah didalami Polresta Barelang.
Tidak hanya di jual, ibunya juga seering menganiaya Rika.Bocah itu disekap di dalam rumah, tidak boleh kemanapun dan wajib mengerjakan seluruh pekerjaan di rumah itu oleh Y, yang belakangan diketahui bukan ibu kandungnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, akhirnya terungkap Rika dijual ibunya M kepada Y. Gilanya M berusaha menghilangkan asal usul anak kandungnya tersebut.
M mengaku menerima uang 5 juta dari Y, dan juga kasus M menghilangkan asal usul anaknya. Kini masalah ini sudah di laporkan ke Polresta Barelang.
Kini Rika berada dalam pengawasan KPPAD, bocah malang itu di titipkan di Rumah Penitipan Sosial Anak (RPSA) Batam.

JOIN US !!
SAHAM DOMINO, Agen Domino Online TERPERCAYA dan TERBESAR Se-ASIA
-BONUS REFF 20% SEUMUR HIDUP
-BONUS TURN OVER 0,5%
Kelebihan sahamdomino.com yang digemari masyarakat Indonesia:
* Minimal Depo sangat TERJANGKAU, Hanya Rp.10.000
* Minimal WD Rp.30.000
* Jackpot hingga Ratusan JUTA rupiah
* Proses Depo dan WD SUPER CEPAT
* Bisa dimainkan di Android, Iphone dan Ipad
* CS siap melayani 24jam nonstop setiap hari
* Pelayanan CS yang Ramah dan Profesional
* Satu situs 4Game POKER, DOMINO , BANDAR Q & BANDAR POKER
* Transaksi via BCA, MANDIRI, BRI, BNI, DANAMON
* 100% TANPA ROBOT Real Player vs Player
* Tersedia hampir seribu Meja untuk bermain
* Ribuan Real Player setiap harinya
segera daftarkan diri anda sekarang juga ^^
Untuk info selengkapnya silahkan hubungi kami di :
pelayanan terbaik kami :
- Livechat : sahamdomino.com
- SKYPE : Saham.domino
- PIN BB : 7b7eade4
- YMail : sahamdomino@yahoo.com

0 komentar:
Posting Komentar