Rabu, 14 September 2016

Tragis! Kunti Melahirkan di Trotoar Warga Panik, Langsung Viral di Facebook


Tragis! Kunti Melahirkan di Trotoar Warga Panik, Langsung Viral di Facebook
Agen Domino Online
SAHAM DOMINO - Tragis! Seorang ibu melahirkan di trotoar jalan. Ibu itu menghadapi kondisi hidup dan mati hanya dibantu oleh suaminya. Sementara banyak pengguna jalan yang berhenti, menyaksikan proses persalinan yang tak biasa itu.

Peristiwa ini terjadi di Malang, Jawa Timur (Jatim). Seorang ibu bernama Kunti Setiolestari, terpaksa melahirkan anaknya di jalanan. Foto-foto proses persalinan ini diunggah pemilik akun Poponk Uye ke grup Facebook Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang) dan langsung menjadi viral.

“Mohon bantuan doanya dulur, agar ibu dan bayi ini selamat dari perjuangan melawan maut, meski pada akhirnya bayi ini terlahir di tepi jalan tepat pada Selasa, 13-09-2016 pukul 14.57 WIB dengan bayi yang terlilit tali pusar,” tulis Poponk Uye di akun Facebooknya seperti dilansir merdeka.com, Rabu (14/9/2016).

Dalam postingan itu, Poponk menceritakan suami Kunti terlihat memberikan pertolongan dengan sepenuh hati, meski dalam kondisi panik. Apalagi tali pusar melilit di leher bayi. “Perlahan-lahan ayah bayi ini berhasil mengurai tali pusar yang melilit leher bayinya dengan dibantu oleh salah satu warga,” tambahnya.

Dikisahkan Poponk, pasangan suami istri itu berjalan dari arah Kedung Kandang, Kota Malang, menuju rumah sakit karena hendak melahirkan. Namun 100 meter dari rumah sakit, si jabang bayi tak sabar lagi untuk lahir ke dunia. Akhirnya Kunti melahirkan di trotoar.

“Saya kira ada apa? Ternyata seorang ibu tengah berjuang melahirkan bayinya, kemudian beberapa warga berdatangan berusaha untuk menolong,” tambahnya.

Karena keterbatasan pengalaman, warga dalam situasi panik berusaha mencari mobil ambulan. Seorang warga berlari ke rumah sakit yang hendak dituju Kunti dan suaminya untuk meminta bantuan ambulan dan petugas kesehatan.

Tragis! Kunti Melahirkan di Trotoar Warga Panik, Langsung Viral di Facebook

0 komentar:

Posting Komentar