Senin, 19 Desember 2016

Kontroversi Penggunaan Video Replay, Real Madrid Paling Lantang Protes

SAHAM DOMINO - Video assistant referee (VAR) untuk pertama kalinya diterapkan pada Piala Dunia Antar Klub FIFA 2016. Tepatnya pada laga semi final antara Atletico Nacional melawan Kashima Antlers dan Real Madrid kontra Club America.

Sayangnya penggunaan teknologi VAR ini menuai kontroversi. Real Madrid menjadi salah satu pihak yang kontra denga teknologi video replay ini. Pasalnya teknologi VAR dianggap dapat membuat para pemain kebingungan.

Tanggapan berbeda justru diberikan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. Ia justru menganggap penggunaan teknologi tersebut memberikan dampat positif.

“Hasilnya sangat positif,” ujarnya seperti yang dikutip oleh NBCSports. “Tentu saja ada pelajaran, tentu saja ada beberapa topik yang harus kita lihat lebih dalam dan membahas secara lebih detail, tapi hasilnya sangat positif. Mengapa? Karena wasit telah mampu mengambil keputusan yang tepat dan keadilan dan transparansi telah dibawa ke permainan,” tambahnya.

Kepala Pengembangan Teknis FIFA, Marco Van Basten mengatakan penggunaan VAR di lapangan memang menghabiskan waktu beberapa detik tetapi dapat membantu wasit untuk memberikan keputusan yang tepat.

“Di game pertama dengan Kashima, wasit tidak melihat situasi dan video assistant referee melihat tackle tersebut dengan jelas sehingga ia ikut campur,” ujarnya seperti yang dikutip oleh NBCSports.

“Wasit menonton televisi dan berkata OK, Anda benar dan saya memberikan penalti. Jadi pada akhirnya butuh beberapa detik, terlalu banyak memang, tapi itu adalah keputusan yang tepat,” tambahnya.

Sementara itu untuk kasus gol Cristiano Ronaldo pada pertandingan antara Real Madrid melawan Club America, menurut Van Basten lebih disebabkan oleh tidak optimalnya komunikasi antara wasit dengan VAR.

“Ketika Ronaldo mencetak gol kedua itu adalah situasi yang jelas dan tidak ada offside,” ujarnya seperti yang dikutip oleh NBCSports. “Jadi pada akhirnya itu baik dan keputusan yang tepat telah dibuat. Hanya komunikasi antara video assistant referee dan wasit tidak optimal. ”

Pada pertandingan tersebut wasit asal Paraguay, Enrique Caceres sempat meminta konfirmasi kepada video assistant referee untuk memastikan tidak terjadinya offside pada saat terciptanya gol tersebut.

Kejadian tersebut terlihat direspon oleh Ronaldo saat ia meninggalkan lapangan. “Televisi tidak bekerja ya?” Ronaldo terdengar mengatakan hal tersebut sambil tertawa saat ia meninggalkan lapangan.

Mengenai VAR ini, FIFA meyakini bahwa teknologi ini akan memberikan dampak positif. Target yang ingin dicapai dari penggunaan teknologi ini adalah gangguan minimum dan manfaat yang maksimal. VAR diharapkan dapat membantu wasit untuk memutuskan suatu keputusan yang akan diambil benar atau salah.

Kontroversi Penggunaan Video Replay, Real Madrid Paling Lantang Protes

0 komentar:

Posting Komentar