![]() |
| Agen Domino Online |
SAHAM DOMINO - Madura United (MU) semakin sulit meraih gelar juara Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016. Presiden MU, Achsanul Qosasi pun sudah mengisyaratkan siap lempar handuk atau menyerah dalam perburuan juara ISC.
“Kita akan pertahankan sisa pertandingan yang ada. Kita kejar kemenangan tanpa berharap jadi juara,” ujar Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.
Dengan dua laga tersisa, MU saat ini sebenarnya hanya terpaut satu angka dari Arema Cronus dan Persipura Jayapura di puncak klasemen. Namun MU sudah 32 kali main, sementara dua rivalnya itu masih akan melakoni tiga laga sisa.
MU membuang peluang menggusur Arema dan Persipura kala ditaklukkan 1-2 oleh Persela Lamongan, di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (5/12/2016) lalu. Meski peluang tentu masih ada, namun Achsanul sudah merelakan andai di penghujung kompetisi timnya gagal jadi juara.
Menurut AQ, MU ingin menang berkat upaya mereka sendiri. Mereka tak mau menjadi juara karena tim lain terpeleset. “Tidak baik mengharap tim lain kalah. Pencapaian kali ini sudah di atas target,” sambungnya.
Pemain MU sendiri, Gilang Ginarsa juga sudah menyiratkan rasa pesismi. Namun bek kanan MU itu menilai ada hal lebih penting ketimbang gelar juara, yang diraih timnya musim ini. Hal tersebut, menurut Gilang, adalah kekeluargaan yang terbangun antara anggota tim Madura United.
“Apapun hasilnya nanti, juara ataupun tidak, kalian akan tetap jadi juara di hati dan kehidupan saya,” pungkasnya.



0 komentar:
Posting Komentar