Jumat, 09 Desember 2016

Sari Roti Diboikot, Begini Reaksi Warga

SAHAM DOMINO - Klarifikasi produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, terkait bagi-bagi roti gratis di Aksi 212 justru blunder. Sari Roti malah diboikot warga hingga sahamnya sempat anjlok.

Seruan boikot Sari Roti pun sempat menjadi trending topic. Bahkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyerukan agar pejuang dan pendukung Aksi 212 tidak lagi membeli Sari Roti.

Selain Habib Rizieq, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak juga mengajak umat Islam untuk memboikot Sari Roti.

Seruan boikot sempat membuat Sari Roti sepi pembeli. Namun seroang pegawai minimarket di kawasan Kayuringin, Bekasi Selatan, Jawa Barat membantah Sari Roti sudah tidak laku.

“Masih laku kok, Mas. Gak ada (aksi) yang pasca 212. Masih banyak yang beli,” jelas pegawai minimarket yang enggan ditampilkan namanya.

Sementara itu beberapa warga Bekasi mengaku tidak akan membeli roti tersebut. Salah satunya Saipul, warga Kayuringin.

“Saya sudah tidak mau membeli Sari Roti karena sikap yang diambil oleh manajemen Sari Roti tidaklah menunjukkan profesionalitas,” ujarnya.

Warga lainnya, Sukadi berpendapat, tindakan umat Islam dengan memboikot Sari Roti bukanlah hal yang mustahil. Dia beranggapan apa yang sudah tersebar luas dengan sendirinya akan membudaya.

“Gak usah mikir jauh. Seperti kasus Ahok itu kan umat Islam satu suara. Kalau dibilang boikot Sari Roti, itu pasti akan terjadi karena di Indonesia ini mayoritas penduduk adalah muslim. Seharusnya mereka (sari Roti) berpikir lebih jauh dalam bertutur kata,” katanya.

Menurutnya hal tersebut harus menjadi pelajaran bagi perusahaan-perusahaan lain.

Warga lain, Bayu asal Harapan Jaya, mengaku tidak masalah dan masih membeli produk tersebut.

“Saya suka beli. Tetep beli aja sih gak masalah, gak terpengaruh ini-itu lah,” singkatnya.

Sari Roti Diboikot, Begini Reaksi Warga

0 komentar:

Posting Komentar