Minggu, 22 Januari 2017

Apakah Pemilih Muslim Condong Anti Ahok?

SAHAM DOMINO - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA akan merilis hasil survei terbarunya tentang pemilih muslim di Pilgub Jakarta 2017.

“Siapapun yang ingin menang dalam Pilkada Jakarta, harus juga menang di hati dan pikiran pemilih muslim. Jumlah mereka 85 persen dari total populasi pemilih,” kata Denny dalam keterangannya, Minggu (22/1).

Sebagai bocoran, papar Denny, berikut poin-poin pertanyaan yang menjadi fokus dalam survei terbaru LSI :

Bagaimanakah profil sosiologis pemilih Muslim ini? Profil Muslim bagaimana yang lebih banyak pro Agus, atau Pro Ahok, atau Pro Anies?

Apakah berbeda pilihan Muslim yang dari kalangan bawah, kelas menengah, pendidikan menengah bawah, pendidikan tinggi?

Apakah berbeda pilihan Muslim yang dari NU, Muhammadiyah dan organ lainnya?

Agus menang di segmem Muslim mana? Ahok di segmen Muslim mana? Anies di segmen Muslim mana?

Apakah berbeda pilihan Muslim yang punya persepsi Ahok menista agama versus Ahok tidak menista agama?

Bagaimana pula pemilih dari aneka suku: Betawi, Jawa, Sunda, Tionghoa, Indonesia Timur?

Bagaimana dengan gender: pemilih laki dan perempuan? Berbedakah?

Data detailnya akan disajikan LSI Denny kepada wartawan, Selasa (24/1) mendatang atau tiga pekan sebelum pencoblosan. Konferensi pers mengambil tajuk ‘Berebut Suara Pemilih Muslim: Polarisasi Agama, Etnik dan Gender dalam Pilkada DKI?’

Waspada Diprovokasi Israel Melalui Pertemuan dengan MUI!

SAHAM DOMINO - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengimbau semua pihak berpikir dan bersikap jernih atas berita tentang pertemuan anggota MUI Istibsyaroh dengan Presiden Israel Reuven Rivlin. Sebab, publikasi pertemuan yang dilakukan pihak Kementerian Luar Negeri itu bernuansa provokatif.

“Semua komponen masyarakat Indonesia dituntut berpikir jernih dalam menyikapi publikasi yang provokatif itu. Kearifan para tokoh masyarakat dan pemuka agama sangat penting dalam merespons informasi dari Kementerian Luar Negeri Israel itu, agar tidak terjadi gesekan-gesekan yang tidak perlu,” ucap politisi Golkar ini, (Minggu, 22/1).

Publikasi pertemuan ini memang dilakukan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Israel lewat situs resminya, www.mfa.gov.‎il, pekan lalu. Di dalam situs tersebut, terpampang foto Istibsyaroh bersama Presiden Rivlin yang duduk dalam ruang pertemuan. Di belakang keduanya berjejer tujuh orang. ‎Beberapa saat kemudian, berita soal pertemuan ini menyebar di Indonesia. Komentar pun bermunculan dari berbagai pihak. Sebagian besar komentar itu menyudutkan dan menyalahkan Istibsyaroh.

Namun, Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, bersikap agak beda. Dia justru curiga pihak Israel mau memprovokasi masyarakat Indonesia dengan mempublikasikan pertemuan itu. Pihak Israel sepertinya ingin ikut bermain dalam suasana politik di Indonesia yang sedang menghangat.

“Alasan mempublikasikan pertemuan itu patut dipertanyakan dan didalami. Sebab, itu dilakukan ketika suasana di dalam negeri masih didominasi oleh isu-isu tentang perilaku organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang intoleran.  Seperti diketahui, saat ini, MUI juga menjadi sorotan masyarakat,” terang anggota Presidium Nasional KAHMI ini.

Bagi Bamsoet, publikasi berita dan foto tentang pertemuan Istibsyaroh-Presiden Rivlin oleh pemerintah Israel itu tidak bisa dilihat sebagai informasi belaka. Bukan tidak mungkin Israel punya tujuan lain.

“Agen-agen Mossad (agen intelijen Israel) di Asia tentu melihat dan mempelajari dinamika masyarakat Indonesia sejak Oktober 2016 hingga Januari 2017. Mungkin saja publikasi itu bertujuan mempermalukan masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai pendukung Palestina dan anti Israel,” imbuhnya.

Karena itu, Bamsoet meminta publik untuk menahan diri. Jika tidak, MUI akan menjadi sasaran kecaman banyak pihak, yang dapat membuat kredibilitasnya runtuh. Kasus ini bahkan bisa menambah rumit persoalan yang sedang berkembang hingga akhir-akhir ini.

“Publikasi oleh Kementerian Luar Negeri Israel itu berpotensi mengadu domba masyarakat. Karena itu, semua elemen masyarakat perlu berpikir jernih dan menghargai penjelasan MUI,” tandasnya.

MUI sendiri sudah meminta penjelasan Istibsyaroh soal pertemuan. Dari pengakuan Istibsyaroh, dia mengaku sama sekali tidak mengagendakan pertemuan itu. Kedatangannya ke Israel hanya untuk ke Masjid Al-Aqsa. Namun, kemudian dia diajak oleh rombongan bertemu Presiden Rivlin.

“Ibu Istibsyaroh tidak tahu akan ada pertemuan dengan Presiden Israel. Dia diajak ada rombongan. Ada beberapa nama, termasuk adiknya yang mengajak ke Israel,” ujar Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga Prof Amany Lubis‎, Jumat lalu.

Meski kondisinya begitu, MUI tetap akan memberi saksi kepada Istibsyaroh. Hanya saja, saat ini jenis sanksi itu belum ditentukan. ‎”Sanksinya tergantung dari tingkat kesalahannya. Dari teguran lisan, teguran tertulis, sampai dengan pemberhentian dari kepengurusan,” kata Waketum MUI Zainut Tauhid.

Kata pria yang juga politisi PPP ini, Selasa besok, MUI bakal menggelar rapat pimpinan. Dalam rapat tersebut, masalah sanksi untuk Istibsyaroh akan dibahas.

Kenapa harus ada sanksi? Kata Zainut, MUI telah melarang semua pengurusnya menghadiri undangan dari pejabat Israel. Larangan tersebut berlaku tanpa syarat. “Jika ada yang melanggar MUI akan mengevaluasi pengurus yang melanggar tersebut dan jika terbukti bersalah akan memberikan sanksi,” ujarnya.

DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Mi Samyang

SAHAM DOMINO - Kalangan Senayan meminta aparat Kepolisian dan Kementerian Agama (Kemenag) mengusut tuntas peredaran mi Samyang mengandung babi. Selain meresahkan masyarakat, mie instan mengandung babi dari Korea Selatan juga melangggar sejumlah Undang-undang.

“Ini masalah serius. Berbagai instansi terkait harus mengusut tuntas. Bukan sekadar menarik dari peredaran, distributor dan para pedagang harus diberi sanksi sesuai aturan perundang-undangan,” tegas Wakil Ketua Komisi VIII Deding Ishak, malam ini (22/1).

‎Mie instan mengandung babi ini ditemukan di Sumenep, Madura, Jawa Timur, pekan lalu. Mie tersebut adalah khas Korea yang berjenis ramen.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Sumenep bersama dengan Dinas Kesehatan dan Polres setempat langsung menggelar inspeksi mendadak.

Berbekal bantuan seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial Prodi Bahasa Korea Universitas Gajah Mada (UGM), mie tersebut memang mengandung babi. Kandungan tersebut sudah tertulis di luar kemasan, namun menggunakan bahasa dan huruf Korea.

Deding Ishak mengaku sangat geram dengan kondisi ini. Menurut dia, mie instan mengandung babi asal Korea Selatan itu juga telah menipu konsumen. Sebab, kemasan mie menggunakan bahasa Korea, sehingga sulit dipahami masyarakat Indonesia.

“Jadi, harus ada proses pidana. Apalagi dijual di komunitas Muslim. Dalam Undang-undang Jaminan Produk Halal, semua produk harus ada sertifikasi halal,” tegas politisi Golkar ini.

Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Al Habsy menegaskan, masalah produk halal merupakan persoalan serius di Indonesia. Terlebih, mayoritas masyarakat Indonesia beragama islam.

“Beredarnya produk non-halal tanpa kejelasan, menimbulkan keresahan di masyarakat. Ini bisa berujung pada kerusuhan,” cetusnya.

Importir resmi mie Samyang, PT Korinus, sudah menanggapi temuan MUI Sumenep itu. Manajer Sales dan Penjualan PT Korinus Endra Nirwana menjelaskan, mie ramen keju yang mengandung babi itu jelas ilegal karena tidak mencantumkan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan label halal dari MUI. Makanya, dia meminta aparat segara menindak para importir nakal itu.

“Itu di luar produk Samyang, tidak ada BPOM-nya. Bisa dipastikan, produk tersebut masuk ke Indonesia secara Ilegal. Saya harap, aparat bisa menindak importir barang tersebut,” ujar Endra.

Sabtu, 21 Januari 2017

Kecerdasan Pochettino Gagalkan Kemenangan Manchester City

SAHAM DOMINO - Manchester City harus puas bermain imbang 2-2 lawan Tottenham Hotspur pada pekan ke-22 Premier League di Etihad Stadium, Minggu (22/1/2017) dini hari WIB.

Sempat unggul dua gol melalui Leroy Sane dan Kevin de Bruyne, City gagal mempertahankan keunggulan setelah Tottenham mampu membalas lewat Dele Alli dan Heung-Min Son.

Pertandingan babak pertama berjalan seru. City memperagakan sepakbola menyerang. Namun, berbagai peluang yang dihasilkan masih gagal menjadi gol.

Di sisi lain, Spurs mampu meladeni permainan City dengan pertahanan yang cukup kuat. Namun, mereka masih gagal manakala melakukan serangan balik. Belum ada gol tercipta di paruh pertama.

Selepas jeda, Mauricio Pochettino melakukan pergantian pemain dengan menarik Kevin Wimmer digantikan Heung-Min Son. Strategi ini cukup jitu kerana pemain asal Korsel ini kemudian membuat pertahanan City kerepotan di babak kedua.

Publik Etihad memang sempat bergumuruh pada menit 49, setelah Sane membawa tuan rumah unggul 1-0. mau tidak mau harus menekan untuk mencetak gol. Hugo Lloris mencoba menghalau bola dengan sundulan. Namun gagal, bola berhasil dikontrol Sane dan dia menceploskan bola mudah ke gawang kosong.

Lloris kembali melakukan kesalahan pada menit 54 yang langsung dimanfaatkan De Bruyne. 2-0 City memimpin.

Empat menit kemudian, Tottenham mampu memperkecil ketinggalan melalui sundulan Alli usai memanfaatkan crossing Kayle Walker. Gol ini membangkitkan semangat anak asuh Pochettino untuk mengejar defisit.

Pada menit 76, Raheem Sterling sebenarnya mendapat peluang emas. Dia tinggal berhadapan dengan kiper, namun tembakannya melambung tinggi.

Heung-Min Son akhirnya membuyarkan kemenangan City lewat golnya pada menit 77. Spurs melakukan umpan cepat satu dua. Dan umpan Harry Kane diakhiri tembakan keras Son. 2-2 kedudukan.

Manchester City yang berambisi meraih tiga poin pada laga ini terus menekan pertahanan Spurs. Sayang hingga laga berakhir tidak ada lagi gol tercipta.

Kecerdasan Pochettino Gagalkan Kemenangan Manchester City

Selamat, Putri Indonesia Kezia Warouw Raih Kemenangan Awal di Miss Universe 2017

SAHAM DOMINO - Putri Indonesia 2016 Kezia Warouw (25), membuat catatan manis dalam perjuangannya di ajang Miss Universe Ke-65 yang sedang berlangsung di Filipina. Sesi karantina tidak hanya berlangsung di Manila, tetapi juga beberapa kota lain.

Pada Rabu dan Kamis, 18–19 Januari, 86 kontestan dibagi menjadi empat grup. Kezia termasuk dalam 29 peserta yang mengikuti aktivitas di Davao City. Grup kontestan lain berkegiatan di Batangas, Albay, dan Baguio City.

Saat mengikuti Mindanao Tapestry Fashion Show di Davao itu, penampilan dengan senyum memukau mengantar Kezia terpilih sebagai Miss Phoenix Smile.

Selain Kezia, Miss Filipina Maxine Medina dianugerahi gelar Pearl of the Phoenix dan Miss Venezuela Mariam Habach memenangi gelar Miss Phoenix Petroleum.

Special award tersebut menjadi prestasi awal Kezia dalam kompetisi itu. Sejak tiba di Manila 12 Januari lalu, perempuan kelahiran Jakarta, 18 April 1991, tersebut memang dengan mudah mencuri perhatian. Media lokal Filipina memasukkannya dalam daftar favorit.

Penampilan Kezia dalam Governor’s Ball di SMX Convention Center, Manila (16/1), menuai banyak pujian. Saat itu Kezia mengenakan gaun songket rancangan Anaz Khairunnas.

Selamat, Putri Indonesia Kezia Warouw Raih Kemenangan Awal di Miss Universe 2017

Aura Kezia memancar kuat, melebur dengan gaun indah bertajuk Dimensi Sriwijaya tersebut. Sejumlah pageant expert dan blogger menyampaikan kekaguman.

”Kezia benar-benar memukau dengan gaun songket Anaz dalam Governor’s Ball. Sangat indah dan sempurna,” tulis Nick Verreos, perancang busana dari AS yang juga pengamat kontes kecantikan. Dia memberikan skor 9,92 untuk penampilan Kezia saat itu.

Pageant coach Hector Joaquin juga memasukkan Kezia sebagai favoritnya bersama wakil Kolombia, Filipina, Thailand, dan Australia. Dia memberi Kezia nilai excellent dalam sesi swimsuit.

Setelah agenda di Davao dan kembali ke Manila, hari ini kontestan dijadwalkan menjalani fashion show, disusul Women Empowerment Night besok (22/1), lalu bertemu Presiden Filipina Rodrigo Duterte di Istana Malacanang pada Senin (23/1).

Pada penyelenggaraan kali ini, persaingan kontestan dipastikan semakin ketat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menyaring 15 kontestan, kali ini hanya 12 kontestan.

Satu di antara 12 spot itu bakal ditempati kontestan yang meraih voting teratas Miss Universe melalui Vodi Apps yang dibuka mulai Senin, 23 Januari.

Putri K. Wardani, ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, mengharap dukungan dan doa seluruh masyarakat Indonesia untuk Kezia.

”Dukung perjuangan Kezia untuk menorehkan prestasi bagi Indonesia di ajang Miss Universe 2016 dengan memberikan vote,” ujarnya.

Malam penobatan Miss Universe Ke-65 bakal dihelat di Mall of Asia, Pasay, Manila, pada Senin pagi (30/1).

Selamat, Putri Indonesia Kezia Warouw Raih Kemenangan Awal di Miss Universe 2017

Gus Nuril: Silakan Kembali ke Arab atau…


SAHAM DOMINO - DPP PDI Perjuangan menggelar acara religius, Ngaji Kebangsaan, di markas mereka di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (21/1) malam.

Acara ini masih dalam rangkaian hari jadi partai berlogo banteng moncong putih itu. Ngaji Kebangsaan ini dihadiri oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, sejumlah dan tokoh agama seperti KH Nuril Arifin alias Gus Nuril, Romo Benny Susetyo, serta anggota DPR Fraksi PKB Maman Imanulhaq.

Dalam sambutannya, Gus Nuril mengingatkan kembali bahwa Indonesia merupakan negara penganut Pancasila.

“Teman sebangsa dan se-Tanah Air, saya diundang Mas Hasto untuk menjadi pembicara. Perlu ada penegasan bahwa negara meresmikan enam agama. Maka sesuai dasar Pancasila, negara harus hadir kepada semua agama,” kata dia.

Gus Nuril pun meminta Polri dan TNI menjaga keutuhan NKRI dengan mengamputasi pihak yang tidak mengedepankan Pancasila. Sebab, pihak yang tidak sejalan dengan Pancasila, maka kelompok tersebut rentan memecah belah Indonesia.

“Dan jika tidak diantisipasi akan menghancurkan sendi pembangunan dan sendi kebangsaan yang sudah dikukuhkan oleh para pendiri negara ini. Ini bahaya sekali,” jelasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal ini juga mengaku membawakan ceramah dengan meninjau kondisi negara saat ini. Dia menegaskan, Indonesia saat ini sangat rawan konflik antar-agama karena keberadaan satu kelompok.

“Sudah tidak bisa lagi menoleransi keadaan yang karut marut. Orang dikafirkan, dijelekkan dan dihancurkan martabatnya. Ini sama sekali tidak layak,” tegasnya.

Terhadap semua pihak yang tidak menerima Pancasila, Gus Nuril menegaskan untuk angkat kaki dari Indonesia.

“Kalau tidak mau dengan Pancasila, kami persilakan kembali ke Arab atau kembali ke negara-negara lain. Silakan dirikan negara sendiri,” tandasnya.

Gus Nuril: Silakan Kembali ke Arab atau…

FPI Klarifikasi Pernyataan LSM GMBI

SAHAM DOMINO - Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya membantah pernyataan Ketua Investigasi LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago yang mengatakan sudah bertemu dan berdamai dengan FPI.

FPI Bekasi Raya menyatakan tidak memiliki pengurus maupun anggota bernama Murhali Barda dan Budi Santoso yang disebut datang ke Sekretariat GMBI di Jalan Pangeran Jayakarta Medansatria Kota Bekasi untuk meminta maaf.

Melalui rilis yang dikirim kepada awak media, FPI menuliskan bahwa pernyataan Delvin Chaniago tidak benar.

“Tidak ada pengurus FPI Bekasi Raya yang bernama Murhali Barda dan Budi Santoso dan mereka sama sekali tidak mewakili FPI,” demikian isi pesan singkat dari FPI Bekasi Raya yang diterima GoBekasi (grup pojoksatu), Sabtu (21/1/2017).

FPI Bekasi Raya mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum pernah berkomunikasi dengan LSM GMBI Bekasi. Karena itu, DPW FPI Bekasi Raya tidak bertanggung jawab kepada oknum-oknum yang mengatas namakan FPI untuk tujuan tujuan tertentu.

Sebelumnya, Ketua Investigasi LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago, menjawab tantangan duel maut dan perang terbuka yang dilayangkan Jawara Bekasi, Damin Sada.

Delvin Chaniago tak mau meladeni tantangan duel terbuka dari Jawara Bekasi, Damin Sada. Delvin berharap semua pihak menahan diri, karena kisruh FPI dan LSM GMBI sudah mereda.

Delvin mengatakan, kisruh antara ormas FPI dan LSM GMBI di Kota Bekasi sudah adem ayem setelah perwakilan dari FPI atas nama Murhali Barda dan Budi Santoso mendatangi Sekretariat GMBI di Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria, beberapa waktu lalu.

“Kita sudah mediasi bersama untuk menjaga kondusifitas di Kota Bekasi. Perwakilan dari FPI sudah datang ke kantor kami. Semua sudah kami terima dengan aman,” ujar Delvin.

Berikut isi pesan klarifikasi FPI tekait pernyataan Ketua Investigasi LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago:

1. Bahwa tidak ada pengurus FPI BEKASI RAYA yang bernama MURHALI BARDA dan BUDI SANTOSO dan mereka sama sekali tidak mewakili FPI.

Adapun Pengurus Resmi DPW FPI BEKASI RAYA Sebagai Berikut :

1. Ketua : Habib Salim Bin Idrus Alatas
2. Sekretaris : HM. Barkatullah
3. Bendahara : Abdullah Ratno
4. Wakil Ketua Bidang Dakwah : Ust. M. Husin. S.Ag
5. Wakil Ketua Bidang Hisbah : Ust. Dede Sulaiman S.Pd.i
6. Wakil Ketua Bidang Keorganisasian : Ust. Hidayat Taufiq.
7. Wali Laskar : Rahmat Ghozali.

2. DPW FPI BEKASI RAYA sampai saat ini belum pernah berkomunikasi dengan GMBI BEKASI.

3. DPW FPI BEKASI RAYA tidak bertanggung jawab kepada oknum oknum yang mengatas namakan FPI untuk tujuan tujuan tertentu.

Demikian klarifikasi ini kami buat.

Salam Hormat,
DPW FPI BEKASI RAYA

FPI Klarifikasi Pernyataan LSM GMBI